Masjid ini terletak di Jl. Malang-Surabaya, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Tempatnya sangat strategis karena berada pada persimpangan surabaya-malang dan tretes.

gallery/venusrentcar
gallery/car

Masjid ini sangat unik dan menarik karena bentuk bangunannya yang khas dengan bangunan klenteng. Warnanya juga didominasi oleh warna merah dan hijau dengan garis kuning.
Masjid Cheng Hoo berdiri dengan membawa sejarah islam. Cheng Hoo sendiri nama laksamana Muslim terkenal asal Tiongkok yang melakukan perjalanan bisnis sambil menyebarkan agama islam. Lalu bagaimana mesjid ini bisa berdiri? Apakah keluarganya bpk Cheng Hoo yang mendirikan? Ternyata tidak. yang punya inisiatif pertama kali adalah bapak bupati Kyai Haji Jusbakir Al Jufri. Beliau punya inisiatif, di Pasuruan punya tempat wisata religi, beliau berkonsultasi dengan para kyai dan para ulama juga pimpinan daerah yang ada didaerah sekitar lalu diteruskan berkonsultasi dengan kyai besar Yaitu Kyai Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pembangunan masjid Cheng hoo dimulai pada tanggal 25 mei 2014 dan peletakan batu pertama dilakukan oleh Kyai besar KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang akhirnya berdirilah mesjid Cheng Hoo ini. Mengapa diberi nama Masjid Muhammad Cheng Hoo? karena beliau terinspirasi atas perjalanan Panglima Cheng Hoo yang datang bukan hanya berbisnis tapi juga menyebarkan agama Islam bahkan waktu itu di kerajaan Majapahit beragama Hindu. Panglima Cheng Hoo menyebarkan agama islam sehingga banyak masyarakat majapahit yang masuk Islam.beliau juga mengajarkan bahwa Islam adalah agama yang Ramah. Masjid Cheng Hoo didirikan bukan untuk kalangan tertentu tapi untuk masyarakat umum. Mesjid ini buka 24 jam. Yang datang ke mesjid ini dan butuh istirahat bahkan bermalam, ada tempat khusus gratis yaitu di Aula masjid. tidak seperti di hotel tentunya tapi lumayan untuk menghilangkan capek setelah melakukan perjalanan. Perdamaian dan kedamaian antar pemeluk agama sangat berharga. tidak bisa kita nilai dengan uang. Mari kita jaga kedamaian ini dengan saling menghargai.